Jumat, 10 Agustus 2012

ayah


ayah

ketika mikirin ayah yang terlintas di pikiranku adalah sosok lelaki “asing” yang sangat disiplin dan “keras”.
kenapa “asing”? dari aku kecil, ayah jarang ada di rumah. maklum dulu ayah bekerja disalah satu perusahaan pertambangan yang mengharuskan ayah menetap di sana. ayah jarang pulang. sangat mudah dihitung pada saat itu. kalau ayah tidak pulang ke rumah, kami (ibu, kakak, dan aku) pergi mengunjungi ayah di sana. dari foto-foto bayiku yang aku temu di album, beberapa di antaranya berisi pesan di baliknya. seperti “sun kangen, mike” dan hal-hal semacam itu. ibu biasa menambahkan tanda tangan berinisial mike. mungkin untuk mewakili tanda tanganku :’D
aku ngga begitu ingat masa kecilku sama ayah karena jarang sekali ada waktu yang dihabiskan bersama.